Sebuah cerita pagi

Terbangun karena mimpi tentang masa lalu ketika aku masih berpijak di pulau kecil dimana aku dilahirkan dan dibesarkan, apakah ini kerinduan? Aku tidak tahu jawabnya!! Hal seperti ini bisa dibilang jarang terjadi, sehingga jikapun aku terbangun seperti pagi ini… ada banyak pertanyaan yang berputar-putar memenuhi tempurung kepalaku. Sekali lagi apakah ini sebuah kerinduan untuk pulang? Ataukah ini hanya sebuah bujukan semu untuk melihat ke belakang lagi, pada suatu masa dimana ada pernah ada bahagia di sana? Aku pastikan sekali lagi jawabnya masih tetap sama, aku tidak tahu!!

Di luar, aku belum bisa melihat awan dan langit masih tertutup warna gelap yang terbias sedikit biru. Lelakiku tersayang masih terbaring tenang dan aku tidak ingin membangunkannya hanya karena aku ingin merasa aman. Menatap wajahnya yang tertidur lelap adalah suatu kebahagiaan yang tidak mau aku tukar dengan apapun, syukur mengalir dan senyuman tercipta di bibir ini. Sebuah kesederhaan yang memberikan bahagia yang sayangnya, tidak semua orang menyadari akan hal ini. Mataku, masih belum ingin terpejam lagi!

Hitungan tahun semakin bertambah jika aku pikir dari terakhir kali aku menyapa alam yang pernah membantuku menghabiskan hari-hari di masa kecil dan remajaku. Ada keinginan untuk menyapa kembali namun jujur ada ketakutan di balik keinginan itu, sanggupkah aku menatap laut dan bercerita seperti dulu lagi, atau apakah ego dalam diri yang tidak mau berkompromi dan mengijinkan aku untuk berbagi lagi? Dulu, aku menghadap laut dengan cucuran air mata, sering!!! Kini, aku tidak mau menghadap laut dengan hal yang sama, aku ingin terlihat tegar, tapi sanggupkah??! Laut membantuku berbicara, menuangkan semua getir dan pilu tanpa prasangka, laut lah yang mengerti tentang proses sebuah perjalanan seorang aku. Ya… ketakutan itu akan selalu ada, jika aku memandang laut, kenangan itu akan kembali, kerinduan itu akan kembali dan aku… tak mau kelihatan rapuh di hadapan laut!! Jangan tanya mengapa karena… aku tidak tahu jawabnya!

Aku menyadari terkadang kita harus melihat kembali ke masa lalu untuk bisa belajar sejauh mana kita sudah melangkah. Melihat apakah ada yang tertinggal dan mencoba melangkah lebih baik lagi. Ada beberapa saat dalam setahunnya, aku akan duduk diam hanya dengan gadis kecil dalam diriku, berdiskusi tentang masa lalu. Tapi sungguh berbeda ketika mimpi menguak masa lalu tanpa ada persiapan di dalam diri, seperti prajurit yang pergi ke medan perang tanpa tameng atau senjata, seperti penyerahan diri yang tidak sempurna dan aku… merasa kurang nyaman olehnya!

Kata telah terucap dan aku merasa lebih baik kini, kantuk mulai menyerang lagi… tapi tidak!! Lebih baik aku melihat lembar-lembar foto yang aku simpan dalam komputer ini untuk melihat apakah ada yang akan membantuku melewati hari. Pagi sebentar lagi juga akan menyapaku… jadi aku urungkan saja niatku untuk berbaring lagi. Diam sebentar… berpikir dan menulis lagi, mungkin lebih baik!

Langkah terayun menuju dapur… dan secangkir teh hangat akan segera ada dalam genggaman. Selamat pagi dunia…!!!

 

Stockholm, dym 23112012

About dema1497

A Balinese who is currently living in Stockholm, Sweden. I love to write almost about everything and it helps me to understand more about myself and life.I love traveling, where I can learn a lot about other cultures, I love reading where I can improve my languages skill and learn about others through their works, and photography is one of my passions where I learn to understand nature deeper. I am a dream catcher... and will always be! Thank you for stopping by and hope you enjoy to read my posts. Take care
This entry was posted in Being 35, catatan perjalanan, cerita harian, Indonesia, photography and tagged , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Sebuah cerita pagi

  1. tu2t widhi says:

    selamat pagi, mbak 🙂

  2. melot says:

    selamat pagi jegeg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s