Salju akhirnya mampir

Hari ini seperti yang diperkirakan, akan turun salju basah, ini maksudnya salju yang bercampur dengan hujan, jadinya itu salju putih langsung mencair. Udara dingin pun sepertinya tidak mau kalah, ingin memberi tahu kalau musim sudah benar-benar berganti, musim dingin yang biasanya menemani Natal di negeri kulkas ini -pinjem istilah dari seorang teman- 🙂 Tadi berangkat sekolah, termometer hanya berdiam diri di angka 1 dan sarung tangan, topi dan syal menjadi sesuatu yang harus ada di tas dimulai dengan hari ini. Musim dingin juga terlihat di dalam kereta, orang-orang sudah terselimuti dengan jaket tebal dan tampak beberepa penumpang berusaha berada di dalam ruangan selama mungkin sambil menunggu kereta yang akan datang.

Musim dingin bukan hanya membawa udara yang terkadang membuat orang malas untuk keluar rumah, tapi juga membawa gelap. Yap… gelap!! Matahari seperti enggan untuk berlama-lama menyinari kota Stockholm dan Swedia bagian utara. Matahari terbit agak siang dan terbenam pun tidak mau menunggu jam berdentang lama setelah jam makan siang 😀 Seperti pembicaraan yang sempat aku dengar dari beberapa remaja yang duduk di sebelahku ketika kereta membawaku menuju rumah.

“Salju sudah turun sekarang, masih basah tapi lebih baik salju kering yang turun jadi kita tidak basah karenanya. Huuuuaaaaaa lelah rasanya, berangkat sekolah hari masih gelap, pulang sekolah kita ketemu gelap lagi, waktu untuk menikmati hari semakin pendek saja.”

Pernyataan yang diikuti dengan anggukan beberapa remaja lainnya. Ketika kulirik jam di tanganku, jarum jam masih menunjukkan pukul 5 kurang seperempat sore! Sudah sering aku dengar dan baca kalau gelap dan dingin yang berkepanjangan membuat penduduk yang tinggal di negeri kulkas ini mengalami kebosanan tingkat tinggi, atau bahkan
beberapa dari mereka mengalami depresi di segala level. Ini tahun ke-4 aku tinggal di sini, dari sejak menetap pertama kali di tahun 2008 aku termasuk yang beruntung dalam hal ini, selalu saja ada kesibukan yang membuat aku tidak merasa bosan atau depresi. Urusan sekolah dan juga pekerjaan paruh waktu sebagai pelayan di restaurant selama ini berhasil menyita perhatianku dari gelap dan dingin yang mulai datang di akhir tahun 😀 Tidak ada perbedaan yang signifikan di tahun ini, urusan sekolah masih menemaniku untuk menyambut musim dingin 2012 dan kesibukan menyiapkan natal tentunya 🙂 Pekerjaan paruh waktu? Sudah beberapa bulan yang lalu aku berhenti karena cedera punggung, kadang ada rasa kangen untuk bekerja di restaurant lagi tapi ada hal yang harus aku prioritaskan terlebih dahulu.

Pandangan aku alihkan keluar dan taman sudah tidak lagi berwarna, dan sepertinya salju akan menutup semua permukaannya. Teringat kalau tadi sempat belanja untuk teman-teman yang akan menginap di rumah, menyetir saat hujan salju itu seperti diserang makhluk luar angkasa 😀 terutama ketika aku menggunakan lampu jarak jauh ketika menyetir. Tanpa sadar, sempat tersenyum mengingat Desember tahun 2009 aku menyetir dalam badai salju ke rumah Farsan dan Morsan -cara aku memanggil mertua tersayang- untuk merayakan Natal bersama. Tadi aku lupa memakai kacamataku, menyetir dengan serangan salju ternyata sama sekali tidak lucu, ini mengingatkan lain kali harus menyiapkan kaca mata di dalam tas. Siapa tahu salju basah turun lagi ketika aku menyetir 😀

Pulang ke rumah, makan malam dengan lontong dan wanton rebus. Lumayan menghangatkan badan ketika di luar suhu sudah mencapai nol atau bahkan mungkin saja sudah turun ke angka minus. Tadi maunya makan bakso tapi tadi pagi aku lupa mengeluarkannya dari friser 😀 tapi aku sudah bahagia dengan wanton dan lontong berkuah ala kadarnya 🙂

Sekarang, saatnya menyiapkan untuk besok. Jajan lapis menunggu dan secangkir teh hangat sudah dihadapan… sampai jumpa nanti!!!

Stockholm, dym 28112012

Advertisements

About dema1497

A Balinese who is currently living in Stockholm, Sweden. I love to write almost about everything and it helps me to understand more about myself and life.I love traveling, where I can learn a lot about other cultures, I love reading where I can improve my languages skill and learn about others through their works, and photography is one of my passions where I learn to understand nature deeper. I am a dream catcher... and will always be! Thank you for stopping by and hope you enjoy to read my posts. Take care
This entry was posted in catatan perjalanan, cerita harian, musim dingin, photography, Stockholm, Sweden and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s