Ketika Rasa Malas Datang

Kemarin malam diniatkan akan melakukan banyak hal hari ini namun ternyata pagi ini harus berjuang dengan yang namanya rasa malas. Entah kenapa, sejak bangun rasa malas tiba-tiba datang dan bahkan ketika mengantarkan A sekolah saja, rasa itu masih menggelayuti. Melihat cuaca yang agak cerah, sempat terpikir akan mengoles pagar dengan minyak tapi begitu dilihat di gudang, sisa minyak tahun lalu tidak cukup untuk seluruh pagar. Jadi niat diurungkan dan akhirnya membersihkan ruang tamu yang berantakan setelah akhir pekan kemarin.

Tangan sudah mulai mengatur meja dan mainan Agnes, ketika tiba-tiba rasa malas menggoda,

”Hmmm….sepertinya enak nih kalau duduk santai di taman dan minum the atau jus”

Sempat terdiam juga dan memikirkan hal itu, hush…mata menatap meja yang berantakan, akhirnya berhasil meneruskan pekerjaan menyapu dan merapikan ruangan. Seperti biasa, dapur adalah tempat atau ruang kerja bagi saya kalau tidak ruang makan. Karena dari dapur bisa melihat ke jalan dan tempat parkir di depan rumah dan juga melihat ke taman belakang, jadi bisa dibilang dapur adalah tempat paling strategis di rumah ini. Tidak jarang P menemani saya dengan laptop-nya dan kami berdua tenggelam dengan kesibukan masing-masing.

Setelah menjawab beberapa email dan melakukan apa yang seharusnya dikerjakan, saya kira rasa malas akan hilang, tetapi tidak begitu bahkan kali ini mempengaruhi rasa lapar saya. Malas sekali membuat makanan dan memilih untuk mengambil pisang dan beberapa buah persika. Sambil menikmati buah, masih merasa heran kenapa tiba-tiba jadi pemalas seperti ini. Well, walaupun sudah selesai mengerjakan yang seharusnya, tetap saja harus berjuang dan memarahi rasa malas yang datang dan memperingatkan untuk tidak mengganggu. Cuaca pun sebenarnya naik turun, sempat hujan sebentar yang diiringi sinar matahari yang terang. Beberapa kali langit disinggahi oleh awan gelap yang turun menjadi butiran air, meskipun hanya untuk beberapa menit saja. Tetap saja ingin mengatakan pada alam bahwa apa yang saya dan alam rasakan sama, naik turun seperti roda yang berputar.

Melihat beberapa foto dan sempat mengaturnya dengan santai sebelum akhirnya melihat 2 kardus setengah rampung rumah boneka untuk A, begitu melihat itu, entah darimana datangnya semangat dan segera saja meja dapur berubah menjadi berantakan dengan peralatan seperti gunting, kertas, lim dan yang lainnya. Tenggelam bersama kardus-kardus tersebut membuat saya sedikit berpikir, apakah memang hati saya ingin saya menyelesaikan rumah boneka ini secepatnya? Terheran lagi ketika tidak saya rasakan kemalasan yang tadi menyerang ganas. Hmmmm, mungkin alam bawah sadar yang menyuruh saya untuk memberi kebahagiaan extra kepada putri kami. Hasilnya? Rumah boneka tersebut selesai dan sudah saya pajang dengan bangga di Instagram saya @demaodyssey . Ada 2 foto di sana, satu saat rumah itu tertutup dan kedua setelah saya atur boneka Peppa Pig dan teman-temannya bermain dan terlihat menghabiskan hari di dalam dan di luar rumah. Sambil ditemani Chrisye saya menata meja sehingga saat A datang dari sekolah, dia akan bisa langsung bermain setelah mencuci tangan dan minum air putih.

Benar saja, saya melihat binar bahagia yang lebih hari ini dari matanya. Ada banyak yang saya rasakan dan ingin saya tumpahkan sekarang, namun anehnya… rasa malas menyerang lagi setelah A tertidur. Kami sempat bermain berdua di rumah boneka dan mengarang cerita sampai P datang dan kami bertiga bersenda-gurau dan bercanda di sofa di ruang tamu. Sehabis memandikan A, P mengajak putri kami untuk tidur dan seperti biasa, A mengucapkan salam dan saya berikan kecupan terindah. Sudah 3 hari ini A ingin tidur bersama ayahnya dan tertidur sangat cepat. Dulu, sebelum pulang ke Bali, A biasanya tidur jam 9-10 malam namun sekarang maksimal 08:30 dia sudah menggosok gigi dan tertidur dikeloni Papanya. Kami kaget ketika pertama kali dia ingin tidur bersama Papanya, karena biasanya Mamanya yang mengeloni A. Tentu saja hal ini kami terima dengan senang hati karena itu artinya ada waktu extra buat Papanya untuk dihabiskan dengan A.

Tapiiii begitu A naik ke lantai atas, rasa malas kembali menyerang saya. Sadar kalau belum makan, saking malasnya, saya memutuskan untuk makan salad saja karena tinggal memotong selada, tomat dan mentimun, gampang dan praktis sekaligus mengenyangkan. Ingat kalau hari ini belum menulis, makanya saya memutuskan untuk menulis sedikit saja sebelum saya mandi dan tidur. Besok harus bertemu dengan beberapa orang yang meminta saya datang dan saya sudah berjanji akan datang, orang-orang yang (mungkin) akan memberikan atau mengambil bagian di masa depan saya. Semoga saja pertemuan besok lancar dan hasilnya seperti yang saya harapkan. Sepertinya saya harus mengalah dan bersiap untuk tidur. Di luar sana masih hujan dan suasana yang dingin semakin menguatkan rasa malas.

”Rasa malas, saya menyerah hari ini karena tugas saya untuk hari ini sudah terlaksana. Baiklah, keinginan untuk mencari bahan proyek selanjutnya harus saya tangguhkan sampai lain kali. Mari, kita tidur! Selamat malam”.

Stockholm, demaodyssey 12062017

Advertisements

About dema1497

A Balinese who is currently living in Stockholm, Sweden. I love to write almost about everything and it helps me to understand more about myself and life.I love traveling, where I can learn a lot about other cultures, I love reading where I can improve my languages skill and learn about others through their works, and photography is one of my passions where I learn to understand nature deeper. I am a dream catcher... and will always be! Thank you for stopping by and hope you enjoy to read my posts. Take care
This entry was posted in #NulisRandom2017, 2017, Being 40, catatan perjalanan, Catatan prajurit kecil, cerita harian, photography and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s